Plt. Sekda Bener Meriah, Sambut Kedatangan SCAE dan SCAI

15-07-2019 16:27:55

Redelong- Delegasi Specialty Coffee Association of Europe (SCAE) dan Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI) mengunjungi Plt. Sekda Bener Meriah, Khairun Aksa, SE.MM, di rumah dinas Plt. Sekda, Kampung Payah Gajah Kecamatan Bukit, Minggu sore, 14/7/2019.

Dalam ramah tamah tersebut Khairun Aksa, memberikan terlebih dahulu  penjelasan tentang Kabupaten Bener Meriah yang terkenal dengan kopinya.

"Selamat datang di Kabupaten Kopi Bener Meriah. Mungkin ada di antara beberapa teman-teman sudah kali yang kedua berkunjung ke Bener Meriah, dan bagi teman yang datang dari beberapa negara ini baru yang pertama," kata Khairun memulai pertemuan itu.

Kabupaten Bener Meriah dikenal dengan kabupaten kopi karena sebagian besar masyarakatnya adalah petani kopi. Kabupaten Bener Meriah memiliki 10 Kecamatan dan 232 desa, dengan luas wilayah kurang lebih 199 ribu hektar. Dengan luas yang demikian, sekitar 47.000 hektar ditanami dengan kopi arabika gayo. Kopi arabika gayo terbagi dalam 3 kategori, yaitu,  Tanaman kopi yang baru ditanam atau belum berproduksi; Tanaman kopi yang sudah berproduksi, dan  Tanaman kopi yang sudah tua atau rusak.

Lebih lanjut Plt. Sekda mengatakan, produksi kopi arabika gayo ini tergolong masih rendah produksinya yaitu sekitar 800Kg/Ha/tahun. Sekarang Pemerintah juga sudah berupaya dan terus berupaya bagaimana untuk meningkatkan hasil produksi kopi  ke depannya. Salah satu di antaranya untuk tanaman yang sudah tua dan rusak pemerintah segera menggantinya dengan harapan kedepannya produksinya lebih dari 1 ton/ha/tahunnya.

Di samping itu, Khairun Aksa juga memberikan penjelasan tentang tantangan yang dihadapi oleh para petani kopi seperti akibat pemanasan global, dan penyakit jamur akar. Akan tetapi, kita tidak pernah menyerah tentang keadaan tersebut. Kita terus berjuang bagaimana usaha kita agar produksinya terus meningkat, ungkapnya.

“Jumlah penduduk Kabupaten Bener Meriah berjumlah 145.000 jiwa lebih kurang, 70 samapi 80% penduduk Bener Meriah ini tergantung hidupnya pada kopi, ke depan kopi ini akan terus menjadi primadona dan menjadi produk unggulan di Kabupaten Bener Meriah ini. Di samping palawija dan holtikultura,” tegas Khairun Aksa. 

Sementara perwakilan dari SCAE, Coolin Smith (London, Roaster, Presiden SCAE) menyampaikan,  mengucapkan terimakasih kepada Bapak Sekda. "Ini merupakan kunjungan yang sangat menarik bagi kami. 4 tahun yang lalu waktu berkunjung ke Bener Meriah, salah satu peserta adalah importir dari Holand (Belanda), salah satu Coolin sebagai roaster mengambil kopi yang saat itu dinamakan kopi gayo. 
Selanjutnya dia juga mengatakan, jadi dari apa yang sudah saya lakukan beberapa kali berkunjung ke beberapa negara, dan saat ini kami datang dengan team yang ada di sini, ada Roaster, Impotir, pembuat mesin, ada berbagai macam pelaku bahkan pemilik kafe, ingin berkunjung ke  Bener Meriah ingin melihat langsung keadaan yang sebenarnya dalam rangka mempromosikan kopi arabika gayo ini untuk kami bawa ke negara kami masing-masing, kata Coolin menjelaskan.

“Sayangnya memang saat ini harga kopi dunia memang turun, jadi tidak banyak petani mendapatkan keuntungan, karena perdagangan dunia seperti itu. Namun, kami juga merasa sangat sedih karena itu sebaiknya harga yang bagus itu dikembalikan  kepada petani. Saat ini bagaimana pengertian antara produsen, petani dengan konsumen untuk mendapatkan sesuatu yang berimbang dari harga itu,” pungkas Coolin

Dalam pertemuan tersebut Plt. Sekda Bener Meriah didampingi oleh Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan Plt. Kadis Pertanian dan Pangan Kabupaten Bener Meriah, sedangkan dari SCAE adalah Coolin Smit, London (Presiden SCAE), James, New York (Coffee Shop), Alberti-Italy (Ketua SCAE, Italy),  Fatimah-Ecuador (Barista Trainer), Martin Nicolson–London (Produck designer espresso Machine), Conie- Holan (Roaster), Judie-Taiwan, Lee Roy- New Zailand (Impotrir), Hamish Murray Keit Murray – Australia, Karim Ramzi – Maroko (Importir)  dan Keit Murray-Australia.

Sedangkan SCAI adalah Syafruddin-Indonesia (Ketua SCAI), Trisna –Bogor. *(humas-bm/ikas/fa).

Facebook Fans Page