Warga Binaan Rutan Kelas II Bener Meriah Mendapat Remisi Umum

19-08-2019 07:13:13

Redelong- Bupati Bener Meriah, Tgk.H. Sarkawi atas nama Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia (Menkumham) RI memberikan Remisi Umum kepada warga binaan Rutan Kelas II Bener Meriah. Remisi ini diberikan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun RI ke-74 2019 di halaman komplek lapas tersebut Sabtu, (17/8/2019).

Bupati Bener Meriah, Tgk. H. Sarkawi,  membacakan sambutan Menkumham bahwa Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 merupakan titi atau tahapan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan merupakan sebuah pernyataan bahwa bangsa Indonesia telah berhasil melepaskan diri dari belenggu penjajahan.

“Berdasarkan Peraturan Pemerintah, No. 99 Tahun 2012 dan Keputusan Presiden RI  No. 174 Tahun 1999 Tentang Remisi,  Warga binaan pemasyarakatan akan diberikan  Remisi (Pengurangan pidana). Remisi diberikan bagi Narapidana dan anak yang untuk sementara harus menjalani Pidana Lapas atau Lembaga Pembinaan Khusus anak maupun Rumah Tahanan Negara,” ucapnya.

Lebih lanjut Bupati menyampaikan bahwa pemberian remisi seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai pemberian  Hak warga Binaan Pemasyarakatan, tetapi  lebih dari itu. Remisi merupakan Apresiasi Negara  terhadap warga binaan yang telah berhasil menunjukan perubahan perilaku, memperbaiki kualitas dan meningkatkan kompetensi diri dengan mengembangkan keterampilan untuk dapat hidup  mandiri serta menumbuhkan dan mengembangkan usahanya  dalam rangka membangun perekonomian  Nasional.

“Melalui pemberian remisi ini diharapkan seluruh warga binaan pemasyarakatan agar selalu patuh dan taat pada hukum/norma yang ada sebagai  bentuk tanggung jawab  baik kepada Tuhan Maha Pencipta  maupun kepada sesama manusia.

“Saya berpesan kepada seluruh jajaran Pemasyarakatan agar menjadikan momentum  Kemerdekaan RI Tahun 2019 untuk lebih meningkatkan kinerja, mempercepat pelayanan, mengubah pola kerja yang  dapat mengikuti perkembangan  isu-isu terkait Pemasyarakatan, dapat secara tegas memberikan kepastian hukum kepada masyarakat dalam melaksanakan tugas sehari-hari,"  kata Bupati.

Sebelumnya Kalapas Rutan Kelas II B Bener Meriah, Baharuddin melaporkan, remisi merupakan hak dari Warga Binaan yang telah memenuhi persyaratan. Hak ini tentu dibarengi dengan kewajiban. Kita sebagai warga binaan mempunyai kewajiban di samping hak tersebut.

“Apabila kewajiban telah kita penuhi , maka hak akan kita berikan,” tegas Baharuddin.

Kalapas Rutan Kelas II Bener Meriah itu juga melaporkan, jumlah Warga Binaan Di Lapas Bener Meriah sebanyak 136 orang, yang dapat kami usulkan pengurangan hukuman  remisi  54 orang. Terdiri perbaikan remisi 5 orang, remisi susulan 23 orang, dan registrasi berjumlah 16 orang.

Pemberian  Remisi tersebut juga dihadiri oleh, Dandim 0106/AT-BM, Kapolres Bener Meriah, Kajari Bener Meriah, Ketua Pengadilan Bener Meriah, Ketua DPRK, Plt. Sekda,  Asisten II Setdakab Bener Meriah, Ketua TP-PKK, Ketau Darmawanita Kab. Bener Meriah dan tamu undangan lannya.* (humas-bm/ikas/fa)

Facebook Fans Page